Saturday, 22 January 2011


# Muslimah sejati bukan dilihat dari kecantikan dan keayuan paras wajahnya, tetapi dilihat dari kecantikan dan ketulusan hatinya yang tersembunyi.

“Allah tidak melihat kepada tubuh kalian dan tidak pula kepada bentuk kalian. Allah hanya melihat kepada hati dan perbuatan kalian.” (Hadith riwayat Muslim)

# Muslimah sejati tidak dilihat dari bentuk tubuh badannya yang mempersonakan, tetapi dilihat dari sejauh mana ia menutupi bentuk tubuhnya yang mempersona itu.

Berdasarkan ayat 31, surah An-Nuur, Abdullah ibn Abbas, Ibn Omar, Atha, Ikramah dan lain-lainnya berpendapat: 
Seseorang wanita Islam hanya boleh mendedahkan wajah, dua tapak tangan dan cincinnya di hadapan lelaki yang bukan mahramnya. (As-Syeikh Said Hawa di dalam kitabnya Al-Asas fit Tafsir)

# Muslimah sejati bukan dilihat dari kekhuwatirannya digoda orang di tepi jalanan, tetapi dilihat dari kekhuwatiran dirinyalah yang mengundang orang lain jadi tergoda.

“Dan katakanlah kepada perempuan-perempuan yang beriman, hendaklah mereka menundukkan pandangan mereka (daripada memandang yang haram), dan menjaga kehormatan (kemaluan) mereka (tidak berzina atau mendekati zina)...” (Surah An-Nuur: 31)

# Muslimah sejati bukan dilihat dari keberaniannya dalam berpakaian grand, tetapi dilihat dari sejauh mana ia berani mempertahankan kehormatannya melalui apa yang dipakainya.

“...Dan janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutup kain tudung (khumur) ke dada mereka, dan janganlah menampakkan perhiasan mereka kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau hamba abdi yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan lelaki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap perempuan), atau anak-anak yang belum mengerti aurat perempuan. Dan janganlah mereka berjalan sambil mengoyangkan kaki mereka agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan...” (Surah An-Nuur: 31)

# Muslimah sejati bukanlah dilihat dari seberapa indah lantunan suaranya, tetapi dilihat dari apa yang sering mulutnya bicarakan.

“Janganlah perempuan-perempuan itu terlalu lunak dalam berbicara sehingga berkeinginan (menghairahkan) orang yang ada perasaan dalam hatinya, tetapi ucapkanlah perkataan-perkataan yang baik.”(Surah Al-Ahzab: 32)

# Muslimah sejati bukanlah dilihat dari seberapa banyak dan besarnya ujian yang ia jalani, tetapi dilihat dari sejauh mana ia menghadapi ujian itu dengan penuh rasa redha dan kehambaan kepada Tuhannya.

“Tidak ada sesuatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah; dan barang siapa yang beriman kepada Allah, nescaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui setiap sesuatu.” (Surah At-Taghabun: 11)

# Muslimah sejati bukanlah dilihat dari sifat mesranya dalam bergaul,tetapi dilihat dari sejauh mana ia mampu menjaga kehormatan dirinya dalam bergaul.

“Sesungguhnya kepala yang ditusuk dengan besi itu lebih baik daripada menyentuh kaum yang bukan sejenis yang tidak halal baginya.” (Hadith Riwayat At-Tabrani dan Baihaqi)



Kata hati: 
Wujudkah ciri-ciri muslimah sejati ini dalam diri ini? Ya Allah, bimbinglah daku... peliharalah daku... lindungilah daku... semoga diriku thabat di jalan-Mu, istiqamah melaksanakan perintah-Mu... aamiiin...

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...